NASKAH CERAMAH RAMADHAN (4)
Judul: “MENINGKATKAN MUTU KESHOLEHAN DI BULAN RAMADHAN”
Oleh: Wahyu Salim
(Penyuluh Agama Islam Kota Padang Panjang)
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam serta mempertemukan kita kembali dengan bulan suci Ramadhan. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Jamaah Ramadhan yang dirahmati Allah,
Tema yang akan kita bahas adalah:
“Meningkatkan Mutu Kesolehan di Bulan Ramadhan.”
1. Ramadhan: Sekolah Peningkatan Kualitas Iman
Allah SWT berfirman:
“Yā ayyuhalladzīna āmanū kutiba ‘alaikumush-shiyām kamā kutiba ‘alalladzīna min qablikum la‘allakum tattaqūn.”
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)
Tujuan puasa adalah taqwa.
Taqwa inilah ukuran kualitas kesolehan seseorang.
Kesolehan bukan sekadar rajin ibadah, tetapi meningkatnya kualitas hubungan dengan Allah dan sesama manusia.
Ramadhan adalah madrasah peningkatan mutu iman.
2. Kesolehan Individual: Memperbaiki Hubungan dengan Allah
Kesolehan pertama adalah kesolehan pribadi.
Allah SWT berfirman:
“Qad aflaha man zakkāhā.”
“Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya.”
(QS. Asy-Syams: 9)
Di bulan Ramadhan, kita dilatih untuk:
✔ Menjaga shalat tepat waktu
✔ Memperbanyak tilawah Al-Qur’an
✔ Menghidupkan qiyamul lail
✔ Memperbanyak istighfar
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Inilah peluang peningkatan mutu kesolehan: pengampunan dosa dan pembersihan hati.
3. Kesolehan Sosial: Memperbaiki Hubungan dengan Sesama
Kesolehan tidak cukup hanya hubungan vertikal dengan Allah.
Harus ada kesolehan sosial.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
(HR. Ahmad)
Ramadhan melatih kita untuk peduli:
✔ Memberi makan orang berbuka
✔ Bersedekah kepada fakir miskin
✔ Menjaga lisan dari menyakiti
✔ Memaafkan kesalahan orang lain
Allah SWT berfirman:
“Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin Allah mengampunimu?”
(QS. An-Nur: 22)
Kesolehan yang bermutu adalah yang berdampak bagi lingkungan.
4. Meningkatkan Kualitas, Bukan Sekadar Kuantitas
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Ramadhan bukan lomba banyaknya ibadah saja, tetapi kualitasnya.
Shalat yang khusyuk lebih baik daripada panjang tapi lalai.
Sedekah yang ikhlas lebih baik daripada besar tapi riya’.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan amal kalian.”
(HR. Muslim)
Maka mutu kesolehan diukur dari:
✔ Keikhlasan
✔ Kekhusyukan
✔ Konsistensi
✔ Perubahan akhlak
5. Tanda Kesolehan Meningkat
Bagaimana tanda bahwa mutu kesolehan kita meningkat?
Hati lebih lembut
Lisan lebih terjaga
Shalat semakin nikmat
Al-Qur’an semakin dicintai
Dosa terasa berat untuk diulangi
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa.”
(QS. Al-Hujurat: 13)
Kemuliaan di sisi Allah adalah hasil dari kesolehan yang berkualitas.
6. Ramadhan Sebagai Titik Transformasi
Ramadhan tidak boleh berlalu tanpa perubahan.
Jika sebelum Ramadhan kita lalai,
maka setelah Ramadhan kita harus lebih disiplin.
Jika sebelum Ramadhan kita jarang sedekah,
maka setelah Ramadhan kita harus lebih peduli.
Allah SWT berfirman:
“Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu keyakinan (ajal).”
(QS. Al-Hijr: 99)
Artinya, kesolehan bukan musiman, tetapi berkelanjutan.
Penutup
Jamaah Ramadhan yang dirahmati Allah,
Mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan mutu kesolehan:
✔ Soleh dalam ibadah
✔ Soleh dalam akhlak
✔ Soleh dalam keluarga
✔ Soleh dalam masyarakat
Semoga Allah menerima amal ibadah kita,
meningkatkan kualitas iman kita,
dan menjadikan kita hamba-hamba yang bertakwa.
Wallahu a’lam bish-shawab.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


.png)
.png)
.png)

.png)













.png)