|
Bersama Tokoh Budaya Literasi Maisar Setiawan Manager Barka Training di Pondopo Walikota |
Budayakan Kode Etik dan Prilaku ASN Kementerian Agama 1. Keimanan dan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Esa 2. Integritas 3. Profesionalisme 4. Tanggung Jawab dan 5. Keteladanan (PMA 12 tahun 2019)
Kamis, 06 Februari 2020
Selamat Melanjutkan Pengabdian Sahabat
Rabu, 05 Februari 2020
Peroleh SERTIFIKAT Pengawas Syariah DSN MUI
![]() |
| Diberi amanah kawan-kawan untuk menyampaikan sambutan Dewan Pengawas Syariah Padang Panjang pada RAT KOPONTREN Diniyyah Puteri Padang Panjang (Kamis, 23/1) |
SAMBUTAN
Dewan Pengawas Syariah
Pada RAT KOPONTREN Diniyyah Puteri Padang Panjang
Kamis, 23 Januari 2020
Assalamu’alaikum Wr, Wb.,
Muqaddimah
Yth. Yang Mulia Ketua MUI Kota Padang Panjang
Yth. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Padang Panjang
Yth. Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang
Yth. Pengurus dan Badan Pengawas KOPONTREN Diniyah Puteri Padang Panjang
Yth. Bapak/Ibu seluruh Anggota KOPONTREN, hadirin walhadirat yang berbahagia
Puji & Syukur
Shalawat dan Salam..
Bapak/Ibu hadirin yang berbahagia,
Pertama izinkan kami atas nama pribadi dan kawan-kawan yang lulus Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah maupun yang belum mengucapkan TERIMAKASIH; Pertama kepada Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Padang Panjang yang telah mengutus kami mengikuti Pelatihan Pengawas Syariah untuk lembaga keuangan syariah tahun 2019 yang lalu; dari 3 yang diutus Alhamdulillah lulus ketiga-tiganya. Sehingga Padang Panjang saat ini sudah punya 4 orang yang memiliki Sertifikat Dewan Pengawas Syariah yang dikeluarkan DSN-MUI Pusat. Saya dari KOPRIDA Kemenag Padang Panjang, Ust Riko Yuzi Putra dari MAN Koto Baru beliau yang pertama yang lulus di Padang Panjang, Ust. Irman Mahdi dari MTsN, dan Ust. Sukri Hidayat dari RS. Yarsi Padang Panjang. Kedua, Suatu kehormatan bagi kami dan terima kasih tak terhingga telah diundang hadir pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KOPONTREN Diniyyah Puteri ini sebagai rapat keputusan tertinggi dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota; walaupun kapasitas kami belum sepenuhnya menjadi Dewan Pengawas Syariah karena ada mekanisme yang harus dilakukan agar bisa menjadi Dewan Pengawas Syariah meskipun saat ini kami telah memiliki sertifikat kompetensi:
Pertama, Lembaga Pembiayaan Syariah terlebih dahulu mengajukan permohonan rekomendasi calon DPS kepada DSN-MUI disertai usulan calon DPS yang diajukan.
Kedua, Disertai surat pengantar dari MUI setempat.
Tiga, Surat Pengantar ini diberikan atas dasar hasil penilaian mengenai kepantasan atau kelayakan calon DPS yang diajukan. Nah setelah itu melalui mekanisme yang ada di BPH DSN-MUI ditetapkanlah Dewan Pengawas Syariah pada Lembaga Keuangan Syariah (LKS) atau yang sejenis (LBS, LPS) tersebut yang mengusulkan.
Setelah ditunjuk menjadi Dewan Pengawas Syariah pada lembaga Keuangan tersebut letakkanlah KOPONTREN Diniyyah Puteri Padang Panjang, baru DPS tersebut resmi bertugas, tugas DPS itu ialah:
1. Mengawasi produk dan kegiatan usaha agar sesuai dengan prinsip syariah yang telah difatwakan DSN-MUI. (sudah 125 lebih fatwa)
2. Membuat opini syariah atas permintaan/pertanyaan dan/atau temuan di lembaga yang diawasinya.
3. Melaporkan hasil pengawasan kepada DSN-MUI 2 x dalam setahun.
Jadi Bapak/Ibu semuanya yang kami hormati Dewan Pengawas Syariah itu adalah perangkat DSN MUI yang terafiliasi atau dimasukkan atau ditempatkan pada Lembaga Keuangan Syariah yang bertanggungjawab langsung kepada DSN MUI.
Sekarang Bapak/Ibu kita di Padang Panjang sudah menjadi program walikota bagaimana seluruh koperasi yang ada di kota Padang Panjang serambi mekkah ini secara bertahap bisa menjadi koperasi syariah; melalui upaya sosialisasi, pendampingan dari STES Manna wa Salwa, studi tiru ke berbagai koperasi syariah maju, teladan dan percontohan nasional ke Pulau Jawa. Kita dari Kementerian Agama Kota Padang Panjang juga berupaya agar perbankan syariah juga bisa tumbuh dan berkembang, itu dibuktikan dengan gaji pegawai dan dana yang dikelola sudah bermitra dengan Bank Syariah. Tinggal 1 yang belum yaitu uang operasional harian kantor yang masih bermitra dengan Bank Konvensional yang jumlahnya sangat kecil karena Bank ini yang sistemnya mendukung sistem setoran non tunai. Begitu juga denga KOPRIDA Kemnterian agama juga sudah menerapkan sistem pembiayaansyriah.
Sekarang tinggal komitmen dan tekat yang kuat dari kita semua sebagai pelaku usaha, pihak berkepentingan agar semangat bersyariah yang telah digelorakan dan didukung penuh pemerintah daerah bisa menjalar ke seluruh aspek dan hati umat. Dan kita ingin KOPONTREN Diniyyah Puteri ini bisa menjadi pelopor dan pilot projectnya.
Terimakasih dan banyak maaf…….Wabillahittaufiq walhidayah…
Wassalam….
Serapan Anggaran Terbaik 2019 dan Medali
![]() |
| Walau tidak ikut sebagai pemain tapi bisa juga mendapatkan medali atas peran sebagai Manager TIM |
CAT Calon Petugas Haji Memberi Hikmah
Selasa, 06 Agustus 2019
Kamis, 18 Juli 2019
Selasa, 09 Juli 2019
Selasa, 18 Juni 2019
Kamis, 02 Mei 2019
Senin, 08 April 2019
Buya Kanwil Monev Ujian PAI
Selasa, 02 April 2019
Go to Malaysia
KEMENAG KOTA PADANG PANJANG KEMBALI RAIH PRESTASI PRESTISIUS
Humas, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang H. Gusman Piliang kembali menuai prestasi yang membanggakan, kali ini memperoleh penghargaan dari Badan Pusat Statistik Kota Padang Panjang atas prestasi kerja penyampaian data tercepat, terlengkap, serta akurat tahun 2018.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Walikota, Kota Padang Panjang H. Fadli Amran dalam acara FGD (Focus Group Discusstion) daerah Padang Panjang dalam angka 2019 dan menuju satu data terintegrasi Kota Padang Panjang, Selasa (2/4) yang berlangsung di Balai Kota Padang Panjang. Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Padang Panjang H. Fadli Amran, Ketua DPRD H.Novi Hendri Dt. Bagindo Saidi, Forkopimda, Kepala BPS, OPD, Ormas se Kota Padang Panjang.
H.Gusman Piliang merasa bersyukur atas penghargaan yang bersejarah dan menambah koleksi prestasi-prestasi yang telah diterima Kementerian Agama Kota Padang Panjang selama ini, penghargaan ini tidak terlepas dari kerja keras , kerja cerdas, cepat, tepat dan akurat seluruh jajaran kementerian Agama Kota Padang Panjang dalam pengelolaan data yang terintegrasi sesuai dengan 3 mantra Kementerian Agama tahun 2019; moderasi beragama, kebersamaan dan integrasi data. H. Gusman Piliang berharap prestasi ini dapat lebih memotivasi ASN Kementerian Agama agar bekerja lebih profesional dan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. (Humas/Wahyu/Zul)
Langganan:
Komentar (Atom)






















