Senin, 26 Januari 2026

AMANAH: TANGGUNG JAWAB TUGAS DAN KEWAJIBAN MENJAGA LINGKUNGAN DARI PENYAKIT MASYARAKAT

AMANAH: TANGGUNG JAWAB TUGAS DAN KEWAJIBAN MENJAGA LINGKUNGAN DARI PENYAKIT MASYARAKAT

Oleh: Wahyu Salim (Penyuluh Agama Islam)

Pendahuluan

Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah SWT yang telah mempercayakan kepada manusia amanah dalam berbagai bentuk kehidupan. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, teladan utama dalam menjaga amanah, baik sebagai hamba Allah, pemimpin umat, maupun anggota masyarakat.

Amanah bukan hanya soal harta, tetapi mencakup tugas, jabatan, peran sosial, dan tanggung jawab menjaga lingkungan dari berbagai penyakit masyarakat.

1. Hakikat Amanah dalam Islam

Amanah adalah kepercayaan yang wajib ditunaikan dengan penuh tanggung jawab.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya…”
(QS. An-Nisā’ [4]: 58)

Dan Allah menegaskan beratnya amanah:

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya. Dan dipikullah amanat itu oleh manusia…”
(QS. Al-Ahzāb [33]: 72)

➡️ Ayat ini menunjukkan bahwa amanah adalah tugas besar, bukan main-main, dan akan dimintai pertanggungjawaban.

2. Amanah dalam Menjalankan Tugas dan Pekerjaan

Setiap tugas—baik sebagai pemimpin, pegawai, penyuluh, orang tua, guru, maupun warga masyarakat—adalah amanah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Orang yang bekerja asal-asalan berarti telah mengkhianati amanah.

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul, dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanah yang dipercayakan kepadamu…”
(QS. Al-Anfāl [8]: 27)

➡️ Bekerja dengan disiplin, jujur, dan profesional adalah bagian dari ibadah.

3. Amanah Menjaga Lingkungan dari Penyakit Masyarakat

Lingkungan yang rusak secara moral akan melahirkan penyakit masyarakat seperti:

  • narkoba

  • perjudian

  • miras

  • perzinaan

  • kekerasan

  • korupsi dan kezaliman

Islam memandang menjaga lingkungan sosial sebagai amanah kolektif.

Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah) memperbaikinya.”
(QS. Al-A‘rāf [7]: 56)

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya; jika tidak mampu, maka dengan lisannya; dan jika tidak mampu, maka dengan hatinya, dan itulah selemah-lemahnya iman.”
(HR. Muslim)

➡️ Diam terhadap kemungkaran sosial berarti lalai terhadap amanah iman.

4. Peran Individu dan Masyarakat dalam Menjaga Amanah Sosial

Allah SWT memerintahkan amar ma’ruf nahi munkar:

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.”
(QS. Āli ‘Imrān [3]: 104)

Peran nyata amanah sosial antara lain:

  • memberi teladan yang baik

  • menjaga keluarga dari pengaruh buruk

  • aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial

  • tidak membiarkan kemungkaran tumbuh subur

Rasulullah SAW mengingatkan:

“Tidaklah suatu kaum melakukan maksiat di tengah-tengah mereka, sementara mereka mampu mencegahnya namun tidak melakukannya, melainkan Allah hampir saja menimpakan azab kepada mereka secara merata.”
(HR. Abu Dawud)

5. Penutup

Jamaah yang dimuliakan Allah, amanah adalah inti keimanan. Barang siapa menjaga amanah:

  • Allah jaga hidupnya

  • Allah berkahi pekerjaannya

  • Allah selamatkan lingkungannya

Namun siapa yang mengkhianati amanah, maka ia sedang menggali kehancuran dirinya dan masyarakatnya.

Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang menunaikan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari segala penyakit masyarakat.

“Sesungguhnya orang-orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya, mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi surga Firdaus.”
(QS. Al-Mu’minūn [23]: 8–11)

Wallahu A'lam 

Tidak ada komentar: