Kamis, 12 Februari 2026

Iman, Cinta, Peduli & Sinergi Kolaboratif

🌙 TARHIB RAMADHAN

“Iman, Cinta, Peduli & Sinergi Kolaboratif”

Oleh: Wahyu Salim (Penyuluh Agama Islam)

I. Mukadimah

Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah ﷻ yang masih mempertemukan kita dengan bulan yang penuh berkah, bulan yang dirindukan oleh orang-orang beriman, yaitu Ramadhan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ
“Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan.”
(HR. Ahmad dan An-Nasa’i)

Ramadhan bukan sekadar bulan puasa, tetapi bulan pendidikan iman, penguat cinta, penumbuh kepedulian, dan penggerak sinergi kebaikan.

II. RAMADHAN MENGUATKAN IMAN

Allah ﷻ berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ... لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa… agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)

✨ Makna Iman dalam Ramadhan:

  • Puasa melatih kejujuran (merasa diawasi Allah).

  • Menguatkan hubungan vertikal (hablum minallah).

  • Membersihkan hati dari riya dan maksiat.

  • Melatih kesabaran dan pengendalian diri.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari & Muslim)

🔎 Pesan Bimluh:
Ramadhan adalah momentum upgrade iman. Jangan hanya lapar dan haus, tapi kosong dari nilai spiritual.

III. RAMADHAN MENUMBUHKAN CINTA

Cinta kepada siapa?

  1. ❤️ Cinta kepada Allah

  2. ❤️ Cinta kepada Rasulullah

  3. ❤️ Cinta kepada keluarga

  4. ❤️ Cinta kepada sesama manusia

Allah ﷻ berfirman:

وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ
“Adapun orang-orang beriman sangat besar cintanya kepada Allah.”
(QS. Al-Baqarah: 165)

Ramadhan mengajarkan:

  • Cinta lewat ibadah.

  • Cinta lewat doa.

  • Cinta lewat kebersamaan sahur & berbuka.

  • Cinta lewat memaafkan.

💡 Keluarga yang menghidupkan Ramadhan bersama akan semakin kuat ikatan batinnya.

IV. RAMADHAN MELAHIRKAN KEPEDULIAN SOSIAL

Puasa membuat kita merasakan lapar — agar tumbuh empati.

Rasulullah ﷺ adalah orang paling dermawan, dan lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan.
(HR. Bukhari)

Allah ﷻ berfirman:

وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا
“Mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, yatim dan tawanan.”
(QS. Al-Insan: 8)

Bentuk Kepedulian di Bulan Ramadhan:

  • Berbagi takjil

  • Zakat & sedekah

  • Santunan yatim dan dhuafa

  • Menolong tetangga

  • Menguatkan ukhuwah

🌾 Ramadhan adalah bulan solidaritas, bukan bulan konsumtif dan pamer kemewahan.

V. RAMADHAN DAN SINERGI KOLABORATIF

Ramadhan tidak bisa sukses sendirian.

Perlu sinergi:

  • 👨‍👩‍👧‍👦 Keluarga

  • 🕌 Masjid

  • 🏫 Lembaga pendidikan

  • 🤝 Pemerintah & tokoh masyarakat

  • 💼 Pengusaha & donatur

  • 📱 Media dakwah

Allah ﷻ berfirman:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ
“Tolong-menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan.”
(QS. Al-Ma’idah: 2)

Contoh Sinergi Ramadhan:

  • Program Pesantren Ramadhan

  • Gerakan Subuh Berjamaah

  • Kampung Zakat

  • Gerakan Infak Harian

  • Buka puasa bersama lintas komunitas

  • Kajian kolaboratif

🔥 Ramadhan akan berdampak luas jika dijalankan dengan kerja bersama, bukan individualisme.

VI. AGENDA PRAKTIS MENYAMBUT RAMADHAN

  1. Taubat & perbaiki niat

  2. Saling memaafkan

  3. Susun target ibadah (tilawah, sedekah, tarawih)

  4. Siapkan program keluarga

  5. Perkuat komitmen jamaah & komunitas

  6. Hindari konflik dan perpecahan

VII. Penutup: Ramadhan sebagai Transformasi

Ramadhan adalah:

  • Madrasah Iman

  • Sekolah Cinta

  • Laboratorium Kepedulian

  • Arena Kolaborasi Kebaikan

Jika Ramadhan berlalu tanpa perubahan iman, tanpa cinta yang bertambah, tanpa kepedulian sosial, dan tanpa sinergi — maka kita rugi.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Celakalah seseorang yang mendapati Ramadhan lalu berlalu sebelum ia diampuni.”
(HR. Tirmidzi)

✨ DOA PENUTUP

“Ya Allah, sampaikan kami ke bulan Ramadhan, kuatkan iman kami, lembutkan hati kami dengan cinta, tumbuhkan kepedulian sosial dalam diri kami, dan satukan kami dalam sinergi kebaikan.”

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Wallahu A'lam

Tidak ada komentar: