MENGELOLA HARTA DENGAN PRINSIP HALAL DAN BARAKAH
Pendahuluan
Bismillahirrahmanirrahim.
Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita rezeki dalam berbagai bentuk. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.
Harta adalah amanah dari Allah ﷻ. Ia bisa menjadi jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat jika dikelola dengan cara yang benar. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, harta bisa menjadi fitnah yang menjerumuskan kita ke dalam kesesatan. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa harta yang kita peroleh dan gunakan berlandaskan prinsip halal dan barakah.
I. Prinsip Halal dalam Mengelola Harta
Allah ﷻ telah memerintahkan kita untuk mencari rezeki yang halal dan meninggalkan yang haram.
-
Mencari Harta dengan Cara Halal
- Allah berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu..." (QS. Al-Baqarah: 172) - Rasulullah ﷺ bersabda:
"Sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik." (HR. Muslim)
- Allah berfirman:
-
Menjauhi Harta Haram
- Riba, suap, penipuan, pencurian, dan cara-cara haram lainnya harus dihindari.
- Rasulullah ﷺ bersabda:
"Setiap daging yang tumbuh dari harta haram, maka neraka lebih pantas baginya." (HR. Ahmad)
-
Bekerja dengan Etos Kerja Islami
- Islam mendorong umatnya untuk bekerja keras dan tidak bermalas-malasan.
- Nabi Muhammad ﷺ sendiri adalah seorang pedagang yang jujur dan amanah.
II. Prinsip Barakah dalam Harta
Selain halal, harta yang kita miliki juga harus barakah. Harta yang barakah adalah harta yang bertambah manfaatnya, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
-
Menginfakkan Harta di Jalan Allah
- Sedekah, zakat, dan infaq adalah cara membersihkan dan memberkahi harta.
- Allah berfirman:
"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji..." (QS. Al-Baqarah: 261)
-
Tidak Bersikap Kikir dan Boros
- Islam melarang sifat bakhil dan boros.
- Allah berfirman:
"Dan janganlah engkau jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu (kikir) dan jangan pula engkau terlalu mengulurkannya (boros), sehingga engkau menjadi tercela dan menyesal." (QS. Al-Isra’: 29)
-
Menggunakan Harta untuk Kebaikan
- Harta yang barakah adalah harta yang digunakan untuk menolong sesama, membangun kebaikan, dan memperjuangkan agama Allah.
- Nabi ﷺ bersabda:
"Sebaik-baik harta adalah harta yang berada di tangan orang saleh." (HR. Ahmad)
Penutup
Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita berusaha mencari dan mengelola harta dengan cara yang halal dan menjadikannya sarana untuk mendapatkan keberkahan. Jangan sampai harta yang kita miliki justru menjadi penyebab kesengsaraan di dunia dan akhirat.
Semoga Allah memberikan kita rezeki yang halal, barakah, dan bermanfaat. Aamiin.
Wallahu a'lam bishawab.
UWaS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar