Senin, 22 Desember 2025

REFLEKSI HARI IBU 22 DESEMBER: UNTUK MANDE, DOA YANG TAK PERNAH HABIS


🤍

REFLEKSI HARI IBU 22 DESEMBER:
UNTUK MANDE, DOA YANG TAK PERNAH HABIS

Mandeku…
di usiamu yang kini lebih dari delapan puluh tahun,
langkahmu mungkin tak lagi sekuat dulu,
namun doamu tetap berjalan paling depan
mengawal hidup kami—anak-anakmu.

Aku anak kelima
dari sepuluh jiwa
yang lahir dari rahim sabarmu.
Sepuluh cerita, sepuluh watak, sepuluh jalan hidup,
namun satu kasih
yang tak pernah kau bagi-bagi.

Mandeku…
kami tumbuh dari peluhmu,
dari lelah yang kau sembunyikan di balik senyum,
dari malam-malam panjang
saat kau lebih memilih terjaga
demi memastikan kami baik-baik saja.

Tak terhitung berapa kali
kau menunda bahagia demi kami,
menelan perih sendiri
agar anak-anakmu tak kekurangan apa pun
selain rasa malu karena belum sepenuhnya berbakti.

Berat perjuanganmu, Man…
mengandung, melahirkan, membesarkan,
mendidik sepuluh anak
di tengah keterbatasan
dan zaman yang tak selalu ramah.

Namun tak pernah kami dengar keluhmu.
Yang kami dengar hanya satu kalimat doa:
“Ya Allah, jaga anak-anak mande…”

Doa itu mengalir
dari bibirmu setiap habis salat,
dari hatimu setiap kami pergi,
dari air matamu setiap kami diuji.

Nak, mandemu mungkin tak mengerti
seberapa besar dunia di luar sana,
tapi mande paling paham
bagaimana caranya mencintai tanpa syarat.

Kini kami dewasa, Man…
semua telah menjadi orang tua,
tapi masih belajar menjadi manusia.
Namun di hadapanmu,
kami tetap anak kecil
yang ingin pulang
dan dipeluk tanpa ditanya apa-apa.

Jika hari ini ada kebaikan dalam hidup kami,
itu karena engkau tak pernah lelah mendoakan.
Jika hari ini kami masih berdiri,
itu karena engkau lebih dulu bersujud.

Doa kami untukmu, Mandeku:

Ya Allah…
panjangkan usia ibu kami dalam kebaikan,
sehatkan raganya, tenangkan jiwanya.
Ampuni segala lelah yang pernah ia simpan sendiri,
hapus setiap air mata yang jatuh tanpa kami tahu.

Jadikan setiap langkahnya bernilai ibadah,
setiap sabarnya cahaya,
setiap doanya penolong kami
di dunia dan di akhirat.

Ya Allah…
jika surga adalah tempat paling indah,
maka tempatkan mande kami
di bagian terbaiknya.

Mandeku…
kami mungkin belum sempurna membalas perjuanganmu,
namun cinta dan doa kami
akan terus hidup
selama namamu kami sebut
dalam sujud kami.

Selamat Hari Ibu, Mandeku.
Engkau bukan hanya ibu,
engkau adalah doa yang selalu hidup menyertai hidup kami

UWaS

Tidak ada komentar: