Rabu, 05 Agustus 2026

KUA Padang Panjang Timur Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Bahas Efektivitas Aplikasi Elsimil Bersama Penyuluh KB

 

Padang Panjang Timur, 5 Agustus 2026 — Upaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi calon pengantin dan pasangan usia subur, terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektoral. Bertempat di salah satu ruang pertemuan di wilayah Padang Panjang Timur, Rabu (5/8), digelar Koordinasi Lintas Sektoral: Dialog Ringan tentang Efektivitas Elsimil (Elektronik Siap Nikah & Siap Hamil) yang melibatkan Penyuluh KB Padang Panjang Timur Ronal, Penyuluh Agama Islam KUA Padang Panjang Timur Wahyu Salim, dan Penghulu KUA Padang Panjang Timur Marliyus.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab, santai, dan produktif, namun menghasilkan sejumlah kesepahaman penting terkait penguatan implementasi Elsimil sebagai instrumen kolaboratif antara Kementerian Agama dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam mempersiapkan calon pengantin menuju keluarga sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Wahyu Salim menegaskan bahwa Elsimil tidak hanya dipahami sebagai aplikasi digital semata, melainkan sebagai bagian dari gerakan edukasi keluarga yang harus diintegrasikan dengan layanan bimbingan perkawinan, penyuluhan agama, serta pendampingan masyarakat.

“Elsimil menjadi jembatan antara kesiapan spiritual, psikologis, kesehatan reproduksi, dan perencanaan keluarga. Karena itu, sinergi antara penyuluh agama, penyuluh KB, penghulu, dan tenaga kesehatan harus terus diperkuat agar layanan kepada masyarakat semakin efektif,” ujarnya.

Sementara itu, Penyuluh KB Ronal menyampaikan bahwa penggunaan Elsimil perlu terus disosialisasikan secara masif kepada calon pengantin agar mereka memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan, pemenuhan gizi, kesiapan mental, serta perencanaan kehamilan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

“Melalui Elsimil, pasangan dapat memperoleh informasi dan pendampingan secara lebih terarah sehingga potensi risiko kesehatan ibu dan anak dapat dideteksi lebih dini. Ini merupakan investasi besar bagi lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas,” jelas Ronal.

Penghulu Marliyus menambahkan bahwa KUA sebagai garda terdepan pelayanan nikah memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan edukasi Elsimil ke dalam proses pelayanan calon pengantin. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak dapat dicapai oleh satu instansi saja, tetapi membutuhkan kerja sama yang erat antar seluruh pemangku kepentingan.

Dialog tersebut juga membahas berbagai strategi untuk meningkatkan efektivitas implementasi Elsimil di tingkat kecamatan, antara lain penguatan koordinasi antara KUA, penyuluh KB, puskesmas, pemerintah kelurahan, serta jaringan penyuluh agama dan kader masyarakat.

Melalui pertemuan ini, ketiga pihak berkomitmen untuk memperluas kampanye “Nikah Siap, Hamil Terencana, Generasi Berkualitas” sebagai bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, tangguh, dan sejahtera.

Sinergi lintas sektoral tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antarlembaga merupakan kunci keberhasilan pembangunan keluarga. Dengan memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, dan berbagi peran, implementasi Elsimil diharapkan semakin efektif sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Padang Panjang Timur.

#ElsimilUntukKeluargaIndonesia
#KementerianAgama
#BKKBN
#KUA
#PenyuluhAgamaIslamBergerak

Tidak ada komentar: