Budayakan Kode Etik dan Prilaku ASN Kementerian Agama 1. Keimanan dan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Esa 2. Integritas 3. Profesionalisme 4. Tanggung Jawab dan 5. Keteladanan (PMA 12 tahun 2019)
Jumat, 09 Juni 2017
Kamis, 08 Juni 2017
Bismillah: Memulai Tugas Baru sebagai Kasubbag
Senin, 8 Mei 2017 resmi dilantik menjadi Kasubbag TU pada Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang. Seiring dengan itu, profil blog yang dikelola selama ini sebagai Penyelenggara Syariah berubah menjadi LAYANAN BERMARTABAT UNTUK LEBIH DEKAT DENGAN UMMAT agar lebih berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi sebagai tugas fasilitatif mengelola urusan umum rumah tangga, keuangan dan kepegawaian. Semoga Allah memberikan kelapangan, kemudahan dan bimbingan agar bisa melaksanakan amanah dengan baik. Aamiiin Ya Rabbal 'Alamiiin.
Sabtu, 20 Mei 2017
Selasa, 09 Mei 2017
PP NO 11 Tahun 2017 ttg Manajemen PNS
3 Jabatan yang berlaku pada PNS:
1. JABATAN ADMINISTRASI
2. JABATAN FUNGSIONAL DAN
3. JABATAN PIMPINAN TINGGI
1. JABATAN ADMINISTRASI
2. JABATAN FUNGSIONAL DAN
3. JABATAN PIMPINAN TINGGI
Kamis, 02 Maret 2017
Komplek Sago Residence Miliki Mushalla Baru
Komplek Sago Residence Kel. Ngalau akhirnya memiliki mushalla baru yang nanti akan dinamakan Mushalla Muhajirin yang sudah lama diidam-idamkan warga komplek. Sengaja dinamakan Muhajirin karena umumnya warga adalah pendatang yang hijrah ke Padang Panjang untuk bekerja apakah sebagai PNS atau pendagang atau profesi lainnya. Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama Kota Padang Panjang Kamis, 2/3 dipimpin penyelenggara syariah Wahyu Salim dengan anggota Yendri Arizona dan Yulia Rahmi telah melakukan pengukuran arah kiblat di lokasi rencana pembangunan mushalla. Turut hadir pihak pemohon manajemen sago residence yang diwakili Ramdha, tukang serta warga komplek.
Berdasarkan penelusuran melalui Google earth ditemukan sudut arah kiblat untuk mushalla muhajirin 294,47 derjat dari Utara. Pembidikan arah kiblat menggunakan theodolit yang telah dilengkapi kompas merk shunto.
Selasa, 28 Februari 2017
KAKANWIL: 5 NILAI BUDAYA KERJA BUKTI KOMITMEN KEMENTERIAN AGAMA UNTUK BEBAS DARI KORUPSI
Aparatur
Sipil Negara (ASN) sebagai unsur aparatur negara dan abdi masyarakat, mempunyai
peranan yang sangat penting dalam rangka mewujudkan masyarakat yang taat hukum,
berperadaban modern, demokratis, adil, bermoral tinggi yang menyelenggarakan
pelayanan secara adil dan merata, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan
kesetiaan kepada Pancasila Undang-Undang Dasar 1945.
MEMBERANTAS KORUPSI GUNA MEWUJUDKAN APARATUR YANG BERSIH
- Pembangunan yang dilaksanakan oleh bangsa Indonesia merupakan upaya untuk mencapai kehidupan yang sejahtera lahir dan batin, dalam suasana masyarakat yang adil dan makmur, sebagaimana tujuan negara tertuang dalam aleneia kedua dan keempat Pembukaan UUD 1945. Untuk mewujudkan tujuan negara tersebut salah satunya dibutuhkan aparatur negara yang baik yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
- Untuk mewujudkan aparatur yang baik tidak bisa dilepaskan dari peranan hukum dalam pembangunan, tidak hanya untuk mempertahankan kestabilan saja, tetapi juga berperan sebagai serana pembaruan dan pembangunan dalam masyarakat. Dengan perkataan lain, bahwa tugas utama dari pranata hukum adalah mewujudkan cita-cita atau tujuan negara tersebut melalui penegakan hukum.
- Indonesia dalam posisinya sebagai salah satu negara yang sedang berkembang di dunia, berusaha membuat pembenahan disegala bidang dan segalaa aspek untuk mengangkat ketinggalannya. Dengan perbaikan melalui pembangunan, ternyata didalamnya terjadi segudang persolaan yang tak terselesaikan. Salah satunya adalah korupsi termasuk didalamnya kolusi dan nepotisme yang terjadi dalam proses pembangunan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. Dengan kondisi tersebut, sebuah predikat berhasil dipegang oleh Indonesia antara lain sebagai negara terkorup di dunia
- Korupsi yang ada di Indonesia sangat ini sudah pada posisi yang sangat parah dan begitu mengakar dalam setiap sendi kehidupan. Perkembangan praktik korupsi dari tahun ketahun semakin meningkat, baik dari kuantitas atau jumlah kerugian negara maupun dari segi kualitas semakin sistematis, canggih serta ruang lingkupnya sudah meluas dalam aspek masyarakat.
- Peringkat korupsi Indonesia berdasarkan laporan Transparancy International (TI) tentang Indeks Persepsi Korupsi (IPK) negara-negara di dunia sejak tahun 1998, Indonesia selalu berada dalam peringkat sepuluh besar negara terkorup di dunia. Saat ini, Indonesia tercatat sebagai negara terkorup di kawasan Asia, bahkan dalam skala dunia, Indonesia tergolong sebagai negara yang korupsinya tinggi.
- Riset Transparansi Internasional Indonesia (TII) menyebutkan, bahwa indeks korupsi Indonesia terus naik dari 3,0 pada tahun 2012 menjadi 3,2 tahun 2013. Dari riset tersebut juga diketahui, bahwa posisi Indonesia berada pada tingkat tertinggi dalam indeks korupsi birokrasi dengan nilai 4,5 dari skala 1 - 5. Diurutan berikut adalah pengadilan, partai politik, pelayan publik/pegawai negeri sipil, dan sektor swasta.
- Meningkatnya tindak pidana korupsi yang tidak terkendali akan membawa bencana tidak saja terhadap kehidupan perekonomian nasional, tetapi juga pada kehidupan berbangsa dan bernegara pada umumnya. Tindak pidana korupsi tidak lagi dapat digolongkan sebagai tindak kejahatan biasa, melainkan telah menjadi suatu kejahatan yang luar biasa (extra ordinary crime). Karena metode konvensional selama ini digunakan terbukti tidak mampu menyelesaikan persoalan korupsi yang ada dimasyarakat, maka dalam penangannya juga harus mengunakan cara-cara yang luar biasa (extra ordinary).
- Pilihan langka luar biasa (extra ordinary) itu menjadi penting dalam melawan tindak pidana korupsi sebagai kejatan yang luar biasa (extra ordinary crime), perlawan yang dilakukan tidaklah mungkin menggunakan langka-langka jamak yang pada umumnya digunakan dalam proses penegakan hukum biasa.
- Di Indonesia praktik korupsi telah menyebar dan merata hampir disemua lini baik eksekutif, legislatif dan yudikatif, bahkan korupsi sudah dianggap sebagai bagian dari kehidupn sehari-hari. Kesemuanya ini sekaligus mempertegas betapa korupsi telah merusak sistem ketatanegaraan, baik dikalangan eksekutif, legislatif bahkan yudiatif.
- Apabila ditinjau dari sudut padang ekonomi, ternyata korupsi dapat menyebakan terjadinya pemborosan dalam penggunaan sumber daya alam, menghalangi masuk investasi asing, menghambat pertumbuhan ekonomi, menurunkan standar hidup, menaikan belanja negara, membuat sistem pajak tidak efisien, medorong modal keluar dan membengkaknya defisit anggaran belanja negara.
- Sedangkan dari sudut pandang sosial politik dan ekonomi, korupsi dapat melemahkan aturan hukum dan demokrasi, membahayakan asas-asas pemerintahan yang baik dan administrasi publik yang tidak efektif, merusak pasar, mengancam hak asasi manusia dan mengerogoti institusi-institusi yang menjamin stabilitas, keamanan dan pembangunan yang berkelanjutan.
- Sudah menjadi kesadaran kolektif, bahwa korupsi harus diberantas, karena dampak negatif yang timbulkan. Korupsi membebani masyarakat Indonesia, terutama masyakat miskin. Korupsi juga menciptakan resiko ekonomi makro yang tinggi, membahayakan kestabilan keuangan, mengkomprikan keamana dan hukum serta ketertiban umum diatas segalanya, korupsi merendahkan legitimasi dan kredibilitas negara dimata rakyat dan dunia.Coordinating (Pengkoordinasian) yang meliputi tugas-tugas meng-integrasikan dan menyelaraskan berbagai macam unit (bagian) yang saling berkaitan.
Rabu, 08 Februari 2017
Profil Penyelenggara Syariah Kementerian Agama Kota Padang Panjang
Sekretaris Irjen DR. H. Hilmi Muhamadiyah, M.Si Apresiasi ASN Kementerian Agama Kota Padang Panjang
![]() |
| Photo bersama Sekretaris Irjen Kementerian Agama RI DR. H. Hilmi Muhammadiyah, M. Si bersama keluarga besar Kementerian Agama Kota Padang Panjang (Jum'at, 3/2/17) |
Dalam pembinaan ini, beliau mengajak seluruh ASN Kementerian Agama khususnya pada Kantor Kementerian Agama untuk banyak-banyak bersyukur kepada Allah SWT karena disamping kita dapat menerima gaji tepat pada waktunya, diberi TUKIN (Tunjangan Kinerja), hak pensiun, hak cuti dan hak untuk diklat, kita juga mendapat kesempatan berharga untuk memperjuangkan dan membela agama sebagai ASN Kementerian Agama. Kita tidak perlu menjadi anggota semisal FPI atau yang lainnya untuk membela agama tapi dengan kita melaksanakan tugas pembangunan di bidang agama berarti kita telah mempunyai andil, kontribusi, maka mari kita tingkatkan keikhlasan kita dalam beramal dengan cara meningkatkan kinerja mempedomani 5 nilai budaya kerja kementerian agama.
Lebih lanjut, Hilmi menyebutkan bahwa saat ini menjadi pegawai negeri sipil sulit apalagi ada kebijakan moratorium oleh pemerintah. Oleh karena itu, saya menghimbau mari kita menjaga diri dengan cara menjaga dan menegakkan integritas dan akuntabilitas. Jangan ada lagi ASN kementerian agama yang yang tidak disiplin; datang pagi-pagi ke kantor pingert print lalu menghilang dan kembali saat jam pulang lalu absen pingert print lagi. Untuk menghilangkan penyakit ini, irjen membuat kebijakan agar setiap ASN dapat membuat Laporan Kinerja Harian lengkap dengan mencantumkan jam-jamnya. Dengan demikian akan tergambar apasaja yang dilakukan oleh seorang ASN selama 7,5 jam kerjanya selama satu hari sejak masuk kerja sampai pulang kerja. Banyak yang bisa dikerjakan di samping menjalankan tupoksi masing-masing, juga bisa dilakukan membaca, mempelajari regulasi yang ada, koordinasi atau kegiatan lainnya yang diberikan oleh atasan langsungnya. Tentu dalam menegakkan integritas ini diperlukan control dan pengawasan secara berjenjang, dan yang lebih utama itu control dan pengawasan sendiri melalui PPA (Pengawasan Pendekatan Agama). Ke depan irjen akan lebih memprioritaskan audit pada madrasah-madrasah dan pejabat fungsional seperti pengawas dan penyuluh agama.
Sekretaris Irjen juga menyinggung ketaatan ASN terhadap regulasi yaitu dengan cara menolak gratifikasi dan menjauhkan diri dari praktek pungli, makanya kementerian agama mencanangkan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK WBBM) agar kementerian agama ini bisa lebih dekat melayani ummat. Tidak lupa beliau mengingatkan agar ASN kementerian agama menjaga diri dari prilaku tercela seperti fenomena perselingkuhan ataupun perceraian dll.
Hal yang amat membanggakan adalah apresiasi yang diberikan sekretaris Irjen DR.H. Hilmi Muammadiyah atas kepatuhan ASN di lingkungan Kementerian Agama Kota Padang Panjang dalam melaporkan harta kekayaannya kepada negara melalui siharka yang mencapai 98 %, hanya 2 saja yang tercatat tidak melaporkan itupun satu telah meninggal dunia dan satu lagi ASN Instansi lain yang diperbantukan ke kementerian agama, itu berarti reaisasi laporan siharka ASN Kementerian Agama Kota Padang Panjang telah 100 %.
Dalam laporan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang Drs. H. Gusman Piliang, MM menyampaikan rasa bangganya karena baru efektif 3 hari bertugas sebagai kepala pada kantor kementerian agama kota Padang Panjang telah mendapatkan kunjungan dan silaturrahim dari bapak sekretaris irjen yang belum pernah ia dapatkan selama lebih kurang 7 tahun sebagai kepala kemenag pada tempat sebelumnya. Pak Gusman juga melaporkan potensi keagamaan di Padang Panjang Kota Serambi Mekkah; jumlah ASN 241 org, pada kantor Kemenag 37 org, 2 KUA , 3 MAN, 1 MTsN, MA Swasta 6, MTs Swasta 5, MI Swasta 1, Pesantren 6, Pengawas 4 org, Penyuluh PNS 2 org, Penyuluh CPNS 6 org dan Penyuluh Non PNS 16 org.
Pembinaan ASN oleh sekretaris irjen ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan fungsional, kepala madrasah, kaur TU dan JFU di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang berjumlah sekitar 75 org dan bertindak sebagai moderator Wahyu Salim, S. Ag Penyelenggara Syariah/Plt. Kasubbag.
Selasa, 07 Februari 2017
Pedoman Tata Naskah Dinas Pada Kementerian Agama
Dalam rangka meningkatkan tertib administrasi kedinasan dan efisiensi komunikasi dan informasi antar unit organisasi pada era reformasi birokrasi, Kementerian Agama RI menetapkan pedoman tata naskah dinas yang berlaku pada instansi kementerian agama melalui KMA No. 9 Tahun 2016 yang telah disesuaikan dengan dinamika perkembangan peraturan dan teknologi informasi. Tata naskah dinas ini mengatur tentang jenis dan penyusunan naskah dinas, penggunaan lambang negara, logo dan cap dinas, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kewenangan penandatanganan, tata surat dan alur surat.
Untuk itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang Drs. H. Gusman Piliang, MM pada rapat dinas perdana beliau, Rabu 1/2 mengingatkan agar setiap pejabat memperhatikan dengan seksama apakah surat-surat dinas yang dikelola oleh JFU sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau belum. Agar tidak terjadi perbedaan model dan format surat maka perlu disiapkan satu contoh model dan format surat dan diedarkan ke masing-masing seksi sehingga surat-surat dinas Kementerian Agama Kota Padang Panjang satu dan seragam.
Untuk itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang Drs. H. Gusman Piliang, MM pada rapat dinas perdana beliau, Rabu 1/2 mengingatkan agar setiap pejabat memperhatikan dengan seksama apakah surat-surat dinas yang dikelola oleh JFU sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau belum. Agar tidak terjadi perbedaan model dan format surat maka perlu disiapkan satu contoh model dan format surat dan diedarkan ke masing-masing seksi sehingga surat-surat dinas Kementerian Agama Kota Padang Panjang satu dan seragam.
Selanjutnya beliau mengharapkan agar segera dilaksanakan orientasi
dan bimbingan tekhnis tata naskah dinas yang mengacu kepada KMA No. 9 Tahun
2016 dengan mendatangkan tenaga ahli dari balai diklat dan kanwil.
Kamis, 26 Januari 2017
Selamat Datang di Padang Panjang Pak GP
Drs. H. Gusman Piliang, MM biasa disebut Pak GP resmi menjadi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang menggantikan PGS. Kepala Drs. H. Alizar, M. Ag yang dipromosikan sebagai Kepala di Kemenag Kab. Solok, sebelumnya Pak GP Kepala Kemenag Kab. 50 Kota lebih kurang 7 tahun kurang 4 hari. Pelantikan dilakukan 23/1/2017 oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Prov. Sumbar di Padang.
Tentu sebagaimana biasa kita ingin mengenal lebih dekat dan akrab sosok Pak GP ini, berikut profil Drs. H. Gusman Piliang, MM yang dapat dikumpulkan melalui internet:
Tentu sebagaimana biasa kita ingin mengenal lebih dekat dan akrab sosok Pak GP ini, berikut profil Drs. H. Gusman Piliang, MM yang dapat dikumpulkan melalui internet:
Selasa, 24 Januari 2017
SINGKRONISASI PROGRAM KEMENTERIAN AGAMA KOTA PADANG PANJANG TAHUN 2017 DI KOTA SERAMBI MEKKAH
Di akhir masa tugasnya pada Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang, Drs. H. Alizar, M. Ag masih sempat menjadi narasumber pada Raker Kemenag Kota Padang Panjang Tahun 2017 Selasa (24/1/2017) bertempat di Cottage Aie Angek dengan materi Singkronisasi Program Kementerian Agama Kota Padang Panjang Tahun 2017.
Pada awal materinya beliau menyinggung sejarah berdirinya kementerian agama dimana kementerian agama tidak bisa dipisahkan dari perjuangan kemerdekaan yang dipelopori oleh para ulama dan santri yang menggelorakan perlawanan terhadap penjajah dengan teriakan "Allahu Akbar". Oleh karena itu sebagai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama jangan sampai kehilangan roh semangat perjuangan yang wajib diimplementasikan dalam bentuk ikhlas beramal.
Dengan ciri khasnya sebagai muballigh beliau memberikan contoh Jenderal Besar Sudirman yang selalu menjaga wudu'nya, hidup sederhana dan senantiasa berzikir mengingat Allah SWT. Bahkan tentara Belandapun tidak percaya pada penampilan Panglima Sudirman yang mereka kira seperti jenderal-jenderal perang mereka yang penuh dengan atribut pangkat, jasa dan jabatan.
Dalam menjalankan program kerja, kementerian agama harus mampu menjalin koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, baik secara intern maupun ekstern. Secara internal kita harus mampu membangun komunikasi organisasi dengan baik memaksimalkan segala potensi yang ada sesuai dengan pepatah "yang pandai tampek batanyo yang bodoh untuk disuruah-suruah yang pakak palakak badia nan buto pahambuih lasuang yang lumpuah panunggu rumah". Tidak ada yang sia-sia dan disia-siakan semuanya memberikan kontribusi untuk pembangunan kehidupan beragama.
Secara eksternal kementerian agama kota Padang Panjang harus sinergi mendukung program pemerintah daerah memperteguh kota Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah; antara pembanguan Islamic Center, Pembangunan MAPK di kawasan Islamic center, MTsN Lokal Jauh, shubuh mubarakah, majelis ta'lim dan berbagai kegiatan lainnya. Semoga Padang Panjang semakin baik!
Pada awal materinya beliau menyinggung sejarah berdirinya kementerian agama dimana kementerian agama tidak bisa dipisahkan dari perjuangan kemerdekaan yang dipelopori oleh para ulama dan santri yang menggelorakan perlawanan terhadap penjajah dengan teriakan "Allahu Akbar". Oleh karena itu sebagai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama jangan sampai kehilangan roh semangat perjuangan yang wajib diimplementasikan dalam bentuk ikhlas beramal.
Dengan ciri khasnya sebagai muballigh beliau memberikan contoh Jenderal Besar Sudirman yang selalu menjaga wudu'nya, hidup sederhana dan senantiasa berzikir mengingat Allah SWT. Bahkan tentara Belandapun tidak percaya pada penampilan Panglima Sudirman yang mereka kira seperti jenderal-jenderal perang mereka yang penuh dengan atribut pangkat, jasa dan jabatan.
Dalam menjalankan program kerja, kementerian agama harus mampu menjalin koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, baik secara intern maupun ekstern. Secara internal kita harus mampu membangun komunikasi organisasi dengan baik memaksimalkan segala potensi yang ada sesuai dengan pepatah "yang pandai tampek batanyo yang bodoh untuk disuruah-suruah yang pakak palakak badia nan buto pahambuih lasuang yang lumpuah panunggu rumah". Tidak ada yang sia-sia dan disia-siakan semuanya memberikan kontribusi untuk pembangunan kehidupan beragama.
Secara eksternal kementerian agama kota Padang Panjang harus sinergi mendukung program pemerintah daerah memperteguh kota Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah; antara pembanguan Islamic Center, Pembangunan MAPK di kawasan Islamic center, MTsN Lokal Jauh, shubuh mubarakah, majelis ta'lim dan berbagai kegiatan lainnya. Semoga Padang Panjang semakin baik!
Kabag TU: Evaluasi Kunci Utama Menyusun Program Kerja
Drs. H. Bustari, MM Kabag TU Kanwil Kementerian Agama Prov. Sumatera Barat menjadi narasumber pada raker Kementerian Agama Kota Padang Panjang Tahun 2017 yang berlangsung di Cottage Aie Angek Selasa (24/1/2017) menyampaikan bahwa Evaluasi Kinerja dan Program merupakan hal yang sangat penting dalam mengukur pencapaian baik dari segi keberhasilan maupun ketidakberhasilan.
Pada tahun 2016 Kementerian Agama menduduki peringkat 1 serapan anggaran di antara kementerian/lembaga negara di Indonesia, namun dari segi pelaporan masih memerlukan perbaikan-perbaikan di masa akan datang apalagi dalam sistem pelaporan keuangan berbasis akrual (Accrual Basis). Oleh sebab itu, Kabag TU mengharapkan agar operator setiap satker bekerja keras dalam mengisi setiap aplikasi salahsatunya aplikasi SMART (Sistem Manajemen Rekening Terpadu) yang bersifat online yang setiap saat harus di-input sehingga tidak ada lagi uang negara yang telah dicairkan yang tidak dilaporkan dalam aplikasi SMART. Beliau mengharapkan agar Kasubbag TU lebih intens melakukan monitoring terhadap perjalanan laporan-laporan yang dikerjakan operator.
Di samping itu, dari segi peningkatan SDM Kementerian Agama diharapkan setiap ASN agar meningkatkan kedisiplinan dan loyalitas. Dari segi kesejahteraan pegawai, kementerian agama telah mendapatkan tunjangan kinerja 60 % yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas kinerja. Kementerian Agama Pusat telah menjatuhkan hukuman disiplin berat, sedang maupun ringan, baik pegawai pusat maupun daerah, hal ini bisa menjadi pelajaran bagi kita agar jangan sampai mendapatkan hukuman disiplin.
Pada tahun 2016 Kementerian Agama menduduki peringkat 1 serapan anggaran di antara kementerian/lembaga negara di Indonesia, namun dari segi pelaporan masih memerlukan perbaikan-perbaikan di masa akan datang apalagi dalam sistem pelaporan keuangan berbasis akrual (Accrual Basis). Oleh sebab itu, Kabag TU mengharapkan agar operator setiap satker bekerja keras dalam mengisi setiap aplikasi salahsatunya aplikasi SMART (Sistem Manajemen Rekening Terpadu) yang bersifat online yang setiap saat harus di-input sehingga tidak ada lagi uang negara yang telah dicairkan yang tidak dilaporkan dalam aplikasi SMART. Beliau mengharapkan agar Kasubbag TU lebih intens melakukan monitoring terhadap perjalanan laporan-laporan yang dikerjakan operator.
Di samping itu, dari segi peningkatan SDM Kementerian Agama diharapkan setiap ASN agar meningkatkan kedisiplinan dan loyalitas. Dari segi kesejahteraan pegawai, kementerian agama telah mendapatkan tunjangan kinerja 60 % yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas kinerja. Kementerian Agama Pusat telah menjatuhkan hukuman disiplin berat, sedang maupun ringan, baik pegawai pusat maupun daerah, hal ini bisa menjadi pelajaran bagi kita agar jangan sampai mendapatkan hukuman disiplin.
Kakanwil: Teguhkan komitmen 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama!
Kakanwil Kementerian Agama Prov. Sumatera Barat H. Salman, MM memberikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kota Padang Panjang yang mampu menyelenggarakan Rapat Kerja di awal tahun 2017 dan menjadi urutan ke-3 Kementerian Agama Kab/Kota se-Sumatera Barat setelah Kota Solok dan Kab. Solok. Hal ini disampaikan saat membuka secara resmi Raker Kementerian Agama Kota Padang Panjang Selasa, 24 Januari 2017 bertempat di Cottage Aia Angek.
Kakanwil mengharapkan melalui raker ini akan lahir program-program yang menyentuh akar kebutuhan umat baik dalam pelaksanaan program tahun 2017 maupun rancangan program tahun 2018, untuk itu penting dilakukan evaluasi pelaksanaan program tahun sebelumnya.
Kementerian agama dihadapkan kepada kondisi masyarakat yang "serakah" meninggalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari dalam berbagai aspek kehidupan demi kepentingan duniawi semata. Oleh karena itu, kementerian agama mempunyai peran penting bagaimana mengembalikan masyarakat menjadikan agama sebagai sentral dalam membangun kehidupan masyarakat yang sejahtera lahir dan bathin dalam bingkai NKRI.
Untuk itu kementerian Agama harus mampu menjadikan 5 nilai budaya kerja kementerian agama sebagai spirit dan motivasi kerja yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan.
Kementerian agama jangan terpesona oleh berbagai prestasi yang diraih baik dalam pengelolaan keuangan, adiwiyata dan pengelolaan haji agar kualitas kerja selalu dapat ditingkatkan apalagi kementerian agama berkomitmen untuk BERSIH MELAYANI DAN SEMAKIN DEKAT MELAYANI UMMAT sebagai implementasi reformasi birokrasi menuju Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI WBK WBBM).
Kakanwil mengharapkan melalui raker ini akan lahir program-program yang menyentuh akar kebutuhan umat baik dalam pelaksanaan program tahun 2017 maupun rancangan program tahun 2018, untuk itu penting dilakukan evaluasi pelaksanaan program tahun sebelumnya.
Kementerian agama dihadapkan kepada kondisi masyarakat yang "serakah" meninggalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari dalam berbagai aspek kehidupan demi kepentingan duniawi semata. Oleh karena itu, kementerian agama mempunyai peran penting bagaimana mengembalikan masyarakat menjadikan agama sebagai sentral dalam membangun kehidupan masyarakat yang sejahtera lahir dan bathin dalam bingkai NKRI.
Untuk itu kementerian Agama harus mampu menjadikan 5 nilai budaya kerja kementerian agama sebagai spirit dan motivasi kerja yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan.
Kementerian agama jangan terpesona oleh berbagai prestasi yang diraih baik dalam pengelolaan keuangan, adiwiyata dan pengelolaan haji agar kualitas kerja selalu dapat ditingkatkan apalagi kementerian agama berkomitmen untuk BERSIH MELAYANI DAN SEMAKIN DEKAT MELAYANI UMMAT sebagai implementasi reformasi birokrasi menuju Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI WBK WBBM).
SELAMAT BERTUGAS DI MAIDAN DAKWAH YANG BARU BUYA...!
Setelah hampir 2 tahun menjadi Pgs. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang Drs. H. Alizar, M. Ag sering disapa Buya Alizar, akhirnya dilantik secara resmi menjadi Kepala Kantor Kementerian Agama definitif oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sumatera Barat Drs. H. Salman, MM, Senin 23 Januari 2017 di Aula Amal Bhakti Kanwil Kementerian Agama Prov. Sumatera Barat. Apabila dihitung dari tanggal SK Pgs tanggal 9 Maret 2015 maka Buya Alizar telah bertugas sebagai Pgs selama 685 hari dengan rincian tahun 2015 selama 297 hari tahun 2016 selama 365 hari dan tahun 2017 selama 23 hari. Mungkin boleh dikata Buyalah Pgs terlama di Indonesia.
Namun amat disayangkan buya tidak definif di Kota Padang Panjang tapi menjadi Kepala definitif pada Kantor Kementerian Agama Kab. Solok, hal ini karena buya sudah begitu akrab dan dekat dengan masyarakat hampir seluruh waktunya ia habiskan untuk berdakwah mengisi wirid pengajian baik habis maghrib maupun shubuh ditambah dengan khutbah dan tabligh-tabligh akbar lainnya, di samping tentu saja tugas beliau sehari-hari pada Kemenag Kota Padang Panjang. Kedekatan itu juga amat terasa di kalangan rekan kerja kantor karena sosok Buya Alizar yang low profil ditambah lagi karena memang beliau adalah seorang tokoh ulama yang selalu melakukan bimbingan dan penyuluhan terhadap umat.
Rasa kehilangan akhirnya terobati dengan dilantiknya Buya menjadi Kepala definitif walau tidak di Kota Padang Panjang setelah penantian cukup panjang dan jalan yang berliku-liku. Di tempat yang baru Kab. Solok Buya bukanlah orang asing Buya datang kepada keluarga dan dunsanak Buya juga sebagaimana kami juga keluarga dan dunsanak Buya karena Buya sudah melanglang buana ke berbagai daerah menyampaikan dakwah membimbing ummat yang kami tahu banyak cerita onak dan duri perjalanan dakwah Buya. Semoga Buya sukses menjalankan amanah menjalankan tugas membimbing ummat di tempat yang baru dan ingat buya tugas dakwah wa tabligh amar ma'ruf nahi mungkar jangan pernah ditinggalkan. Semoga sukses fiddunya wal akhirat!
Rabu, 18 Januari 2017
Ingat Sumpah Jabatan Setiap Saat...!
Setiap kali menghadiri pelantikan jabatan struktural baik pada pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMN maupun pada sekolah, selalu merasakan nuansa spritual dan tak jarang membuat tegak bulu roma kita. Hal ini wajar karena kita bersumpah atas nama Allah SWT Tuhan yang Menciptakan kita, Menghidupkan, Mematikan dan Yang akan meminta pertanggungjawaban kepada kita selama hidup di dunia ini.
Oleh karena itu agar kita tetap amanah dan tidak khianat terhadap kepercayaan yang telah pernah diberikan kepada kita, maka kita perlu mengingat akan arti, makna dan hakikat sumpah yang telah pernah kita ucapkan, kapan perlu di atas meja kita teks sumpah yang telah kita iqrarkan itu, kita tempel agar setiap saat dapat terlihat atau kapan ketika kita digoda atau dirayu untuk berbuat sesuatu yang akan melanggar sumpah maka kita akan cepat tersadar dan mampu men-counter segala bujuk rayu itu dan kita terselamatkan dari tindakan penghianatan dan ancaman kehinaan dan azab neraka. Semoga Allah SWT selalu menjaga kita. Aamiiiin Ya Rabbal'alamiin...!!!!
Oleh karena itu agar kita tetap amanah dan tidak khianat terhadap kepercayaan yang telah pernah diberikan kepada kita, maka kita perlu mengingat akan arti, makna dan hakikat sumpah yang telah pernah kita ucapkan, kapan perlu di atas meja kita teks sumpah yang telah kita iqrarkan itu, kita tempel agar setiap saat dapat terlihat atau kapan ketika kita digoda atau dirayu untuk berbuat sesuatu yang akan melanggar sumpah maka kita akan cepat tersadar dan mampu men-counter segala bujuk rayu itu dan kita terselamatkan dari tindakan penghianatan dan ancaman kehinaan dan azab neraka. Semoga Allah SWT selalu menjaga kita. Aamiiiin Ya Rabbal'alamiin...!!!!
Langganan:
Komentar (Atom)
























